GELIAT PAJAK DAERAH KOTA BANJARBARU TAHUN 2020 DI TENGAH PAMDEMI COVID-19

Pada tahun 2020 Pajak Daerah ditetapkan target penerimaan sebesar Rp. 126.839.282.000,- pada bulan Januari sampai dengan bulan Maret masih terlihat tren yang bagus rata-rata 10,2 – 10,7 M per bulan dan memasuki bulan Mei dampak Covid-19 mulai terlihat dengan terjadinya penurunan pendapatan pada bulan April ke-angka 7,8 M dan pada bulan Mei terus terdegradasi menjadi 6,3 M, setelah adanya instruksi Wali Kota Banjarbaru kearah menuju New Normal (pembatasan terbatas) keluar dari PSBB ada kecendrungan peningkatan penerimaan pajak daerah, angka mulai naik menjadi 7,99 M ini adalah hal yang sangat menggembirakan, dapat dilihat dari pergerakan pada penerimaan yang paling tertekan akibat pandemi ini pada Usaha Rumah Makan/Restoran dan Hotel, untuk mengantisipasi hal ini target yang semula 126 M TAPD sepakat dikoreksi menjadi 87.839.283.000,- terjadi penurunan target 30,75% masih cukup baik dan masuk akal dibandingkan daerah lain langsung memangkas targetnya sampai dengan 50%.

Seluruh lini di lingkungan BPPRD melakukan upaya/strategi pengamanan target dengan menggerakkan seluruh tenaga lapangan beserta UPT 1 dan 2 menelusuri segala sudut kota menggali potensi pendapatan melakukan monitoring, pengawasan, teguran dan penindakan. Melakukan upaya intesifikasi pendapatan dengan pemasangan mesin Taping Box (alat pencatat/pemantau transaksi elektronik) dan CRO (Chash Register On-line) pada Hotel atau Rumah makan yang diyakini potensinya masih sangat besar dibandingkan dengan kenyataan, maka diperlukan perhatian yang sangat besar melakukan pengawasan alat agar berjalan dengan baik, untuk Taping Box yang dicurigai dalam tanda petik “diduga Nakal” kita lakukan pengawasan semacam uji petik diawasi pada tempat pembayaran/kasir dengan menugaskan tenaga lapangan yang dibagi menjadi 2 shifh. namun yang pasti tetap semangat dan selalu SPM (semangat pantang menyerah) motto BPPRD (msl)

Pajak Reklame Sumber Pendapatan yang menjanjikan

Pendapatan daerah khususnya pajak reklame sebelum dikelola BPPRD cendrung jalan ditempat, tidak begitu mengalami peningkatan yang berarti (2018 ke bawah), terhitung sejak Januari 2018 pengelolaan Pajak Reklame diserahkan kepada BPPRD. Pada tahun 2017 pendapatan reklame hanya Rp. 1.910.769.970,- dan pada tahun 2018 setelah wewenang diberikan kepada BPPRD mengalami peningkatan sangat signifikan sebesar 67 % menjadi Rp. 3.202.597.103,- dan tahun 2019 masih konstan sebesar Rp. 3.241.708.780,- sebenarnya jika tidak ada pandemi covid-19 kemungkinan besar pendapatan pajak reklame akan menjadi salah satu pendapatan primadona karena potensinya terus bertambah dan upaya/strategi intensif dan persuasif peningkatan pendapatan daerah dengan melibatkan UPT Pajak daerah Wilayah I dan II.

Upaya yang telah dilakukan adalah pemberdayaan tenaga UPT Pajak Daerah Wilayah I dan II, yang sebelumnya fokus pada PBB dan BPHTB sejak 2017 wewenangnya ditambah dengan 9 jenis pajak lainnya termasuk pajak reklame dengan membentuk Korlap (Koordinator lapangan) yang jemput bola ke WP, sebagian besar WP banyak yang belum tahu sehingga dengan upaya ini sekaligus melakukan advokasi dan sosialisasi Pajak Reklame, hasilnya semua benner, spanduk, papan/plang toko, hampir semua terdata tanpa terkecuali, kemudian pada medio 2018 tepatnya pada tanggal 30 Juli 2018 BPPRD melakukan penindakan terhadap Baliho atau Reklame yang membandel tidak membayar pajak dengan melakukan peringatan, teguran dan terakhir penindakan dengan penurunan reklame atau menempelan pemberitahuan pelanggaran perda, BPPRD tidak melihat ada Izin atau tidak terpasang harus bayar. (msl)

Jam Pelayanan Berubah

Sehubungan dengan Surat Edaran Walikota Banjarbaru tentang Himbauan Pencegahan Virus Covid-19, BPPRD membuat kebijakan bahwa semua ASN tetap masuk kantor seperti biasa dengan meningkatkan kewaspadaan, melakukan sterilisasi (penyemprotan desinfektan) dan menyiapkan sanitizer, pakai masker, pelayanan dibuka pukul 8.30 WITA dan tutup pukul 12.00 wita, demikian disampaikan utk menjadi perhatian, semoga kita semua selalu sehat dan dilindungi Allah SWT dalam menjalan tugas.